Senin, 23 Agustus 2010

Tips Merawat Mobil di Musim Hujan(2)

Musim hujan telah datang, sebagian orang memandang musim hujan sebagai sebuah berkah, namun tak begitu halnya bagi pemilik mobil, hujan membuat mobil kotor dan tak sedap dipandang mata.

Apalagi jika anda tinggal di kawasan yang rawan banjir dan pasti anda tak ingin mobil kesayangan Anda tergenang air, karena mobil secanggih apapun, sebetulnya tak pernah dirancang untuk tahan air.
Selain itu keutuhan sejumlah komponen, baik dalam mesin maupun komponen penggerak juga perlu dijaga dari ancaman air. Paling tidak sebagai persiapan mobil tak mogok walau terus diguyur hujan atau malahan terpaksa melewati beberapa genangan. Meskipun terkadang pemeriksaan sederhana ini berbuntut kunjungan kita ke bengkel langganan bila memang terdapat beberapa kerusakan serius.

Bukankah lebih baik mencegah dari pada mogok saat banjir melanda atau saat hujan deras menguyur mobil Anda. So, tak ada salahnya kita mencermati dan mengamati trik dan tips bagaimana cara merawat dan membersihkan mobil di musim hujan.

* Seperti kita tahu air hujan banyak mengandung garam dan butir-butir kotoran halus, karena itu jangan langsung mengelapnya, lebih baik basahilah dahulu bodi mobil Anda dengan air bersih sampai merata. Kemudian cucilah mobil dengan sampoo berbusa rendah dan bilaslah kembali secara merata serta mengelapnya.

* Jangan meninggalkan kotoran atau garam oleh air hujan pada bodi mobil lebih dari 3 hari, karena akan menyebabkan timbulnya karat, jamur serta noda-noda air yang mengering.

* Bersihkan mobil Anda secara menyeluruh, seperti: engsel mobil, tepi bagasi, tepi pintu mobil, tepi kap mesin, dll. Jangan meninggalkan bekas air sehabis mencuci pada bodi mobil terlalu lama karena dapat meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan.

* Bersihkan mobil anda sebagian dahulu atau separuh setelah selesai baru kemudian yang lain.

* Hindari pencucian mobil dengan shampoo yang berbusa tinggi, jika tidak terlalu kotor, cukup dengan air saja.

*Pemeriksaan Komponen

Periksa sistem pembakaran
Periksa seluruh komponen sistem pembakaran seperti tangki bahan bakar, saluran bahan bakar, pompa bahan bakar, saringan bahan bakar apakah perlu diganti atau tidak dan jangan lewatkan komponen sistem pembuangan, gas buang, dan rangkaian knalpot.

Pemeriksaan ini perlu karena kebocoran itu tak saja membuat terbuangnya BBM secara percuma. Bahkan bisa membuat masuknya air ke dalam tangki bensin atau tabung dalam rangkaian knalpot mobil. Bila hal itu terjadi kerusakan lebih parah pasti akan terjadi pada sistem mekanis mesin lainnya.

Periksa sistem pengapian
Periksa komponen sistem pengapian. Cek saat pengapian dan lakukan penyetelan saat pengapian yang tepat. Periksa keadaan koil dan platina. Pastikan busi dalam keadaan bersih dari kotoran, periksa keadaan busi dari kemungkinan elektroda yang aus atau terbakar.

Ganti kabel busi bila sudah bocor, keras atau terlalu tua. Pemeriksaan lebih detail harus dilakukan pula pada penutup busi, koil atau distributor. Bila bagian ini terdapat celah atau lobang, guyuran air akan mematikan kelistrikan mobil bersangkutan.

Periksa sistem kelistrikan
Periksa komponen sistem kelistrikan apakah semua berfungsi dengan baik, seperti apakah ada kabel yang mengelupas, putus, kendor dan kerusakan lain. Periksa lampu-lampu kendaraan apakah ada yang putus. Periksa pula instrumen switch lampu. Masuknya air dalam sistem perlistrikan dan kabel bakal menyulut terjadinya hubungan arus pendek dan membuat mobil segera mogok jika bagian ini basah.

Periksa dinamo starter
Periksa apakah motor starter berfungsi dengan baik. Apakah motor starter lancar, tidak tersendat-sendat. Paling mudah terpantau saat dinamo stater mengalami kerewelan adalah susahnya mesin mobil dihidupkan. Pastikan pula arus yang mengalir ke motor starter kuat untuk memutar motor starter.

Bila keempat bagian ini benar-benar tak luput dari pemantauan, mobil bakal jauh dari momok 'mogok' walau setiap hari terguyur hujan bahkan saat Anda terpaksa menghadapi genangan air. Saat menghadapi genangan jangan panik, sejauh tak terlampau tinggi kurang dari setengah roda mobil. Dengan perlahan dan pertahankan tekanan gas dalam posisi tetap. Selamat berhujan-hujan!

sumber : situs gudangmobil.com

Minggu, 22 Agustus 2010

Mobil Sulit Dihidupkan, Bagaimana Mengatasinya?

Sulit di-starter atau mesin tidak mau hidup kerap menjadi masalah tersendiri bagi mobil pribadi seseorang, apalagi bila ternyata si pemiliknya sama sekali tidak mengerti bagaimana merawat mobil.

Jangan sampai Anda menjadi salah satu diantara mereka yang buta teknologi, sebab mati mesin tak jarang terjadi di saat Anda sama sekali tidak mengharapkannya (misalnya menjelang rapat penting). Untuk itu, simak tips- tips berikut ini.

Hal pertama yang perlu diketahui adalah sistem kelistrikan mobil, konvensional ataukah mobil modern yang sudah menggunakan CDI (dalam arti serba elektronik). Bila mobil Anda telah menggunakan sistem serba elektronik, jangan berusaha untuk membetulkannya secara manual karena sistem ini membutuhkan ahli mekanik yang handal serta peralatan yang hanya ada di bengkel-bengkel mobil.

Biasanya ada dua hal yang menjadi penyebab mobil tidak bisa di- starter, pertama adalah karena aki yang sudah dalam kondisi kurang bagus sistem kelistrikannya. Kedua adalah karena supply listrik pada dinamo pada sistem pengapian konvensional. Platina mungkin sudah tidak baik. Kalo teknologi yang lebih maju, mungkin karena CDI. Kalou udah masalah CDI, perlu ke bengkel karena udah rumit dan sulit ditangani sendiri.

Di permukaan atas dari aki ada indikator yang menunjukkan kondisi terakhir dari aki. Bisa nunjukkin kondisi aki bagus/rusak, atau air aki kosong. Kalo udah diperiksa tapi mobil masih tidak bisa dihidupkan, hal itu bisa jadi disebabkan karena platina dan kondensor. Masalah biasanya pada plat yang terdapat di platina. Kalo tonjolannya sudah kusam berarti berarti tidak bisa menangkap percikan listrik. Supaya platina bisa kembali berfungsi dengan baik, gunakan amplas untuk menghapus debu/flek yang menempel. Bila sudah selesai, pasang kembali pada posisi semula. Platina yang telah dibersihkan biasanya akan mampu memancing percikan api sehingga kembali besar, Bila tidak, berarti platina sudah tidak bisa dipakai dan harus diganti.

Langkah berikutnya adalah melakukan pemeriksaan boks sekring. Perhatikan apakah sekring yang telah terpasang masih utuh atau tidak. Kalau kawat sambungannya sudah putus, berarti sekring sudah harus diganti. Untuk keadaan darurat, Anda bisa memakai kawat atau serabut kabel untuk dipasang sementara pada sekring tersebut. Hal ini tidak direkomendasikan sebagai solusi permanen, karena itu ganti secepatnya dengan membawa mobil ke bengkel.

Hal terakhir yang biasa menjadi biang keladi mesin mobil tidak bisa di- starter adalah karena suplai bahan bakar/udara yang kurang pada sistem karburator (dalam hal ini berarti saringan karburator kotor). Periksa saringannya, cabut filter- nya dan bersihkan dengan kuas atau sikat gigi. Jangan gunakan alat pemanas seperti hair-dryer dan sejenisnya, karena hal tersebut bisa merusak dinding saringan udara.


Bila semuanya sudah dilakukan dan tidak ada perkembangan, tidak bisa tidak, bawalah mobil Anda ke bengkel terdekat. Jangan-jangan, kerusakan bukan hanya pada aki atau platina Anda

Sumber : www.indosiar.com dan ww.gudangmobil.com

Sabtu, 21 Agustus 2010

Pilih Busi Benar, Mobil Lancar

Efisiensi bahan bakar tak cukup ditentukan lewat cara mengemudi yang benar saja. Faktor lainnya, dari sisi kendaraannya sendiri juga lumayan banyak. Seperti pengaruh pada keempat roda dan sudah pernah dibahas di Kompas.com (silakan buka rubrik Tips n Trik). Penyebab lain, pemakaian busi yang pas. Lantas bagaimana mencari busi yang baik dan cocok buat besutan Anda?
Secara umum, sekarang ini jenis busi ada dua macam sesuai bentuknya. Busi berelektoda dan yang high performance, masing-masing mempunyai karakteristik dan kode-kode yang berbeda dan tertera pada lapisan keramik busi yang menunjukkan tipenya. Biasanya dianalogikan dengan panas dan dingin. Seperti NGK, misalnya angka 1-8 berkarakter panas, sedang 9 - 14 menandakan busi dingin. Kebalikan dengan busi Bosch, angka besar menunjukkan panas dan angka kecil dingin.
Nah, jika sudah memahami angka, kini celah antara side electrode dan center electrode. Maksudnya gap (kerengangan) dan panjang ulir secara keseluruhan. Tujuannya agar kepala busi tidak bersentuhan dengan piston saat dalam konsisi TMA (Titik Mati Atas). "Paling tidak, jarak antara elektrodenya 0,8 sampai 1 mm," jelas Denim Gunawan, produsen busi Varso. Kalau tidak mau keliru, bisa dipandu dengan melihat buku manual.
Selain celah, perlu diperhatikan juga bahan di center electrode. Ada 4 macam dengan material beragam. Mulai dari copper, silver, platinum dan iridium. Saat ini yang lagi tren berbahan dasar iridium yang elektroda tengahnya berbentuk jarum.
Lantas bagaimana jika diterapkan di mobil-mobil standar? Menurut Denim, bisa-bisa saja, terpenting mobil itu multi koil. Untuk membedakannya secara lebih spesifik, bisa dengan metode menghubungkan kabel positif dan negatif multi tester ke belah sisi ujung busi. Jika angka menunjukkan 4,7 - 5,2 ohm, artinya busi iridium atau beresistor. jika didapat angkanya di bawah itu berarti busi non-resistor.
Di pasaran, banyak sekali busi iridium. Di antaranya NGK, Denso, Autolite dan Splitfire. Atau kalau mau lebih hardcore, bisa kebet lansiran HKS. Karena diperuntukkan mesin ubahan yang ekstrem. harganya berkisar Rp 100- Rp. 500 ribu perset (4 pieces).
Kemudian busi jenis high performance yang tonjolan elektrodanya di tengah tidak tampak. Karakteritis busi ini lebih dingin dari iridium biasa. Penggunaannya khusus buat mobil-mobil yang berkompresi sangat tinggi dan di bawah pengaruh boost turbo.
Tipe busi high performance ini sulit ditemui di pasaran. "Paling ada dua merek, NGK dan Denso," tegas Hans, punggawa SpeedZ. Soal harga, untuk satu set (4 spieces), untuk NGK high performance berkisar Rp 1,5 juta.
Kabel Busi Ikut diganti
Jika Anda memakai busi high performance, sebaiknya kabel busi standar ikut diganti. Ingat, yang kualitas bagus bukan tergantung dari warna-warni, tapi melayani hantaran listrik ke busi. "yang bagus, core (kabel dalamnya) harus ada ulir kawat dan dilapis semacam karbon," ungkap Wiwin, sales dari Arena Motorsport di Kemayoran.
Banyaknya jumlah core yang tersedia dalam kabel busi tidak serta merta mempengaruhi daya hantar yang baik. Bahkan jika hanya single core dan terdapat seperti syarat di atas, maka itu sudah cukup. Yang perlu diperhatikan, jika lilitan kawat pada masing-masing core harus rapat jarak satu sama lain.
Ada beragam kabel busi racing yang mengklaim punya kualitas mempunyai seperti syarat yang dikatakan pada awal tadi. Mungkin merek-merek seperti Blue Thunder, Hurricane, Red Line dll dengan rentang harga Rp 300 ribu sampai Rp 1 juta, bisa jadi pilihan.


Sumber : http://otomotif.kompas.com dan www.gudangmobil.com

Jumat, 20 Agustus 2010

Mengejar Porsche 911 Turbo, Nissan GT-R 2012 Naik jadi 500 Horsepower

Mengejar Porsche 911 Turbo, Nissan GT-R 2012 Naik jadi 500 Horsepower

Menurut berita yang beredar Nissan akan meningkatkan performa GT-R nya pada model tahun 2012 untuk terus mengekor Porsche 911 Turbo. Ubahannya akan lumayan drastis termasuk suspensi, rem, dan mesin 3.8-liter twin-turbo V6 yang akan menghasilkan 500 horsepower dan Torsi sebesar 450 lb-ft.

Sendangkan sisi exterior nampaknya tidak menjadi fokus dari evolusi Nissan GT-R 2012. Ubahan exterior hanya terbatas pada front splitter, rear diffuser dan spoiler (wing) dalam upaya meningkatkan down force.

Sumber : www.situsotomotif.com dan www.gudangmobil.com

Beberapa Tips Tambahan untuk AC Mobil

Berkendaraan Mobil akan terasa nyaman, jika penyejuk udara (AC) bekerja sempurna. Sudah menjadi suatu kebutuhan apalagi dikota besar kalau AC macet/rusak atau tidak dingin, keadaan pun menjadi serba salah kaca jendela kalau dibuka, masalah keamanan, debu dan asap kendaraan akan masuk, namun jika ditutup ruangan akan terasa panas dan pengap, gangguan pada AC biasanya lantaran kurang perawatan. Tips berikut ini dapat membantu Anda melakukan perawatan AC sendiri sebelum kondisi AC menjadi rusak berat:

1. Jagalah selalu kebersihan kabin dari debu dan kotoran. Terutama karpet 2 lembar yang didepan karena akan tersedot kedalam evaporator (lembab) sehingga terjadi jamur dan spora sangat tidak baik buat kesehatan, dan menimbulkan bau yg tidak enak bila pertama kali AC dihidupkan.

2. Saat mencuci mobil, buka kap mesinnya dan semprotkan air yang kencang pada bagian Condensor AC (yang bentuknya mirip radiator dan biasanya terletak di depan radiator) kotoran atau debu yang menempel bila dibiarkan akan mengeras bisa mengakibatkan korosi atau keropos sehingga menjadi bocor pada bagian kondensor AC.

3. Memilih tempat parkir yang teduh jika parkir kendaraan dalam waktu yang cukup lama, Karena kalau di tempat panas biasanya pas pengemudi masuk, ruang dalam cukup panas dan mengakibatkan membutuhkan proses pendinginan yang lama. Selain itu beban pendinginan saat mobil berjalan pun ikut tinggi.

4. Periksalah ExtraFan (kipas) yang didepan Condensor apakah berputar bila AC dinyalakankan. Bila tidak segera ganti, akan mengakibatkan Compressor AC rusak atau selang highpress bisa meledak.

5. Jangan merokok di dalam mobil karena asapnya bisa mengotori Evaporator AC/Cooling Coil Unit karena nikotin yang lengket dan akan berlendir serta menimbulkan bau tak sedap dan susah untuk dihilangkan.

6. Jangan memaksimalkan beban AC saat kendaraan melaju kencang dengan menurunkan temperaturnya.

7. Sebelum menyalakan mesin matikan AC terlebih dahulu, sesudah mesin stabil baru AC dinyalakankan. Begitu pun sebaliknya, matikan AC terlebih dahulu sebelum anda mematikan mesin mobil anda.

8. Jangan memakai pengharum wewangian yang mutunya kurang jelas, akan menimbulkan bau dan sulit untuk dibersihkan. Dan jangan memakai pengharum model colok/gantung ke GRILL sebab sering mengakibatkan GRILL/angin-anginan patah (karena sebagian GRILL sulit diperoleh di pasaran).

9. Kalau ada gejala yang tidak biasa seperti AC kurang dingin lebih baik segera ke bengkel specialist ac mobil, agar tidak terlanjur rusak yang mengakibatkan biaya perbaikan yang tinggi.

10. Lakukan perawatan rutin AC. Sangat disarankan


Sumber : http://acmobilindonesia.com/news dan www.gudangmobil.com

NEW HONDA CR-V Hadir Lebih Sporty dan Elegan

NEW HONDA CR-V Hadir Lebih Sporty dan Elegan

PT. Honda Prospect Motor (HPM) kembali meramaikan pasar otomotif dikelas SUV dengan meluncurkan New Honda CR-V. Peluncuran New Honda CR-V yang dilakukan di Pacific Place, SCBD, Jakarta (18/2) menghadirkan sebuah konsep yang lebih matang dengan perubahan pada eksterior, interior maupun dari fitur keselamatan.

Honda CR-V hadir pertama kali pada tahun 2000 kini Honda CR-V dihadirkan dengan beberapa penyempurnaan oleh PT. Honda Prospect Motor, seperti perubahan pada bagian eksterior dengan Front Hood yang baru, Front Grill dengan pola Honeycomb yang membuat New Honda CR-V menjadi tambah sporty, Bumper depan dan belakang yang menambahkan kesan tangguh dan aerodinamik yang lebih baik. Penggunaan velg 17 inchi dengan desain baru serta fog lamp yang berbentuk oval menambahkan kesan elegan dan lebih bergaya.

Interior New CR-V
Pada bagian interior New Honda CR-V akan memberikan sebuah kenyamanan dengan adanya 8-way adjuster, dimana kenyamanan duduk pengemudi dapat diatur secara elektris serta bentuk armrest yang lebih besar dan ergonomis. Di bagian Dashboard dan Door lining terlihat kesan mewah dengan tambahan aksen glossy.


New Honda CR-V juga memberikan tambahan kenyamanan dengan penambahan perangkat head unit baru dengan sistem touch screen yang menggantikan head unit double DIN yang terpasang di versi sebelumnya.

Faktor Safety
New Honda CR-V juga mengutamakan faktor keamanan dengan adanya fitur Vehicle Stability Assist (VCA) yang berfungsi membantu pengemudi untuk mengontrol kendaraan jika komputer mendeteksi terjadinya oversteer ataupun understeer saat melewati tikungan maupun permukaan jalan yang licin.

Urusan mesin New Honda CR-V menggunakan mesin 2.4 liter DOCH i-VTEC, masih sama dengan versi sebelumnya, yang dapat menghasilkan performa yang bertenaga, hemat bahan bakar, serta ramah lingkungan dengan emisi yang kompatibel dengan standar EURO 4.

Penambahan fitur - fitur terbaru pada New Honda CR-V tersebut akan memberikan rasa berkendara yang tidak hanya rasa nyaman saja tetapi juga memberikan rasa aman pada saat berkendara.

Pilihan Warna New CR-V
New Honda CR-V hadir dengan enam pilihan warna, yaitu urban titanium metallic, alabaster silver metallic, brilliant white pearl, dark mocha pearl, polished metal metallic, dan crystal black pearl.

Harga Honda New CR-V
PT. HPM melepas New Honda CR-V dengan harga Rp 346 juta untuk New CR-V 2.0L M/T, 357 juta untuk versi 2.0L A/T Rp , dan Rp 386 juta untuk versi 2.4L A/T dijual.

Sumber : www.situsotomotif.com dan www.gudangmobil.com