Tampilkan postingan dengan label Honda City VTEC 2005 : Kombinasi antara Pengalaman dan Treatment Akustik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Honda City VTEC 2005 : Kombinasi antara Pengalaman dan Treatment Akustik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Agustus 2010

Perawatan Pintu Mobil 2

Pintu mobil merupakan bagian kendaraan sangat penting untuk dirawat, sehingga menjamin keamanan & kenyamanan pada saat berkendaraan. Pintu mobil sering luput dari perhatian pemiliknya, padahal jika terjadi kerusakan bisa berakibat fatal.

Misalnya, bila rel kaca sudah getas sehingga air bisa masuk ke celah pintu dan membuat mekanisme penggerak kaca jendela berkarat. Sehingga saat naik turunnya kaca akan terasa berat dan harus dibantu dengan tangan. Belum lagi terdengar suara berderit, serta pemutar kaca bisa macet seketika. Demikian juga dengan gagang pintu, jika pelumas untuk mekanisme pembuka pintu mengering, pintu akan sulit dibuka.

Hal Yang Dilakukan
Tips perawatan berikut ini, sebaiknya dilakukan minimal 6 bulan sekali :
1. Sediakan peralatan yang dibutuhkan seperti obeng plus dan min, kuas, solar, gemuk dan pelumas semprotan.
2. Buka panel penutup (trim pintu) dengan posisi kaca turun ke bawah. Buka baut pegangan pintu dan gagangnya dengan obeng plus. Lalu lepas tuas pemutar kaca dengan mencungkil pin.
3. Buka panel pintu dengan mencungkilnya pakai obeng min. Untuk mobil dengan 'power window' copot sakelarnya. Perhatikan lis kaca (weather strip) bersihkan kotoran yang menempel pakai kuas dan solar. Tunggu sampai kering. Atau bersihkan dengan air sabun dan setelah kering bersihkan dengan lap.
4. Bersihkan gigi regulator dan oleskan dengan gemuk. Juga gigi penggerak motor untuk yang menggunakan power window. Lumasi juga lengan pemutar dan pernya.
5. Periksa tangkai pengimbang regulator, juga rel atas dan bawah penggerak tangkai regulator. Bersihkan dengan solar lalu olesi dengan gemuk.
6. Setel kaca yang miring dengan cara menaikkan kaca setengah dan kendurkan dua baut pengimbang bagian bawah. Setelah itu dorong kaca ke belakang dan kencangkan kembali baut pengimbangnya.
7. Perhatikan bukaan pintu luar, cek apakah terasa ada pergeseran jika difungsikan. Jika ya, lumasi dengan pelumas semprotan. Saat melakukan penyemprotan, sekalian cek dengan memainkan bukaan pintu luar dan dalam.
8. Periksa tangkai besi pengunci pintu. Terutama bagian bawah yang menggerakkan kunci. Bersihkan bila berkarat atau kotor dan semprotkan pelumas.
9. Jika sudah selesai pasang kembali panel pintu, untuk yang power window jangan lupa pasang sakelar kembali.

Sumber : indosiar.com

Rabu, 18 Agustus 2010

Cara Agar Wiper Tidak Mengeras

Di minggu-minggu terakhir saat Jakarta diguyur hujan deras, keberadaan wiper menjadi sangat penting. Oleh karena itu, ada baiknya jika kita melakukan pemeriksaan ekstra terhadap wiper mengingat jarak pandang kita saat mengemudi sangat bergantung pada komponen mobil yang satu ini.

Yang pertama kali harus diperhatikan adalah kondisi karet-karetnya, apakah masih elastis atau tidak. Waspadai jika ternyata karet wiper sudah mengeras karena pasti fungsinya menjadi tidak sempurna saat menyapu air dari kaca depan.

Keras dan tidak fleksibel adalah ciri utama karet wiper yang sudah saatnya diganti. Selain dapat menggores kaca hingga meninggalkan bekas yang mengganggu pemandangan, karet wiper yang sudah buruk biasanya ditandai dengan timbulnya embun pada bagian-bagian kaca yang tersapu wiper.

Sumber : http://otomotif.kompas.com dan www.gudangmobil.com

Walaupun terkesan sepele, namun sebaiknya wiper dirawat dengan sebaik-baiknya. Satu hal sederhana yang bisa dilakukan dalam rangka merawat wiper adalah pentingnya merenggangkan karet wiper dari kaca ketika mobil diparkir di tempat yang langsung mendapat sengatan terik matahari.

Cara tersebut merupakan upaya sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga keawetan karet wiper. Sinar matahari yang menyengat kaca lazimnya akan membuat temperatur permukaan kaca ikut naik. Bila wiper menempel, tentu panas itu akan menyentuh bagian wiper yang terbuat dari karet. Sesuai sifat dan karakternya, kondisi panas yang berlebih memungkinkan rusaknya karet pada wiper.

Pada tahap awal, panas yang berlebih akan terlihat dari perubahan bentuk karet yang memuai. Selanjutnya, karena sering mengalami perubahan cuaca dari panas ke dingin akan menjadikan karet tidak elastis dan ketika dioperasikan, wiper akan menggores kaca.

Selain itu, penting juga untuk memeriksa air wiper secara berkala. Segera isi bila tangkinya kosong. Lakukan juga penyetelan pada arah semburan air wiper karena jika arah semburan tidak tepat mengenai lintasan wiper akan mengurangi kemampuannya dalam proses pembesihan kaca.

Minggu, 15 Agustus 2010

King of Elegance : Absolutely Japanese VIP Style

King of Elegance : Absolutely Japanese VIP Style

Konsep elegan VIP yang terfokus dan finishing yang apik membuat Honda Odyssey ini meraih gelar King Elegant dari Accelera Auto Contest, Surabaya. Bentuk original mobil MPV kelas premium seperti Honda Odyssey memang sudah cukup memiliki unsur elegan. Berangkat dari hal inilah, Vincent Hutama memiliki hasrat untuk lebih memperkental tampilan elegan Honda Odyssey lansiran 2004 besutannya dengan melakukan modifikasi berkonsep elegan bergaya Japanese VIP.


Langkah untuk melakukan modifikasinya pun tidak sembarangan, pasalnya modifikasi mobil ini bukan hanya dipersiapkan untuk daily namun untuk diikutsertakan juga dalam kontes modifikasi Accelera Auto Contest. Semua sektor pada mobil ini tidak luput dari sentuhan modifikasi elegan nan kreatif dari modifikator. Tidak tanggung-tanggung, Vincent pun langsung mengandalkan 5 workshop modifikasi yang berbeda keahlian untuk mewujudkan konsep modifikasi yang maksimal.
Melirik gubahan eksteriornya yang digarap workshop Jogja Speed, tampilan muka mobil telah mengaplikasikan grill minimalis bergaris horizontal model Zeus Exe Line custom yang dikombinasikan aplikasi eyelid pada headlamp, custom ducktail dan custom rear spoiler. Menempelnya DAD bonnet mascot pada engine hood pun makin mempertegas konsep elegan yang memang diusung Honda Odyssey berkelir hitam pekat ini.


King of Elegance : Absolutely Japanese VIP Style


Negative Chamber Plus Air Suspension
Menerapkan konsep modifikasi VIP style tentunya harus membuat mobil lebih pendek alias ceper dengan aplikasi velg lebar. Biar lebih fleksibel dengan ketinggian suspensinya, Vincent memilih untuk mengaplikasikan air suspension. Aplikasi Velg lebar Lowenhart X/Position 20 inci ditambah dengan merubah sudut chamber menjadi negatif, hingga ban tercelup ke fender juga semakin mempertegas konsep VIP style. “sudut chamber saya custom menjadi negatif dengan perkiraan kemiringan hingga -15 untuk kebutuhan kontes”, aku Vincent.
Luxury Interior Plus I.C.E
Namanya mobil VIP (Very Important Person) sudah seharusnya bisa memanjakan penumpangnya. Oleh sebab itu interior mobil ini langsung di custom secara total dengan bantuan workshop Maple Interior dan UB Audioworkshop. Kabin telah dimodifikasi dengan didominasi pernak-pernik luxury lansiran DAD Garson.


Kabin tengah dan belakang telah menjadi satu, untuk menerapkan konsep lounge interior dengan desain full custom. Konsep lounge interior ini dilengkapi dengan sofa custom dengan pengaturan motorized dan beberapa perangkat home audio, seperti DVD player serta TV LCD berlayar 32” yang penempatannya dilengkapi dengan sistem motorized custom. Selain itu terpasang juga 2 Way interphone untuk memudahkan komunikasi antara penumpang kabin depan dan belakang.



King of Elegance : Absolutely Japanese VIP Style

Untuk sektor audio video systemnya, mobil ini menggabungkan 2 system, yaitu Sound Quality dan Home Theater. Untuk kualitas suara, mobil ini mengandalkan speaker 3 way dan menggunakan head unit Alpine DVA-9816E lengkap dengan media manager Alpine RUX-C701 plus processor PXA-H701. Modifikasi sektor dapur pacu tidak menjadi prioritas dalam konsep modifikasi yang diusung, akan tetapi Vincent tetap sedikit menjamahnya dengan aplikasi beberapa parts penunjang performa. Well..This Car is absolutely VIP modified.


Spesifikasi:


Eksterior: Exclusive Zeus Exe Line Aero Parts custom, Exclusive Zeus Exe Line Grill custom, Rear Spoiler & Ductail custom, Eye Lids custom, DAD Bonnet Mascot, Innova Fog LampXenon HID Lights (2 Set), Custom Muffler With Custom Twin Exhaust Tail Pipes, Pneumatic System Rear Passenger Doors by SMC, Simple Elegant Body Stripping, Paint Super Deep Black by Spies Hecker. Interior: JDM Odyssey Mid-Dash Panel, Lounge Interior custom, Rear Sofa (2 Way Motorized) custom, Full DAD Luxury Accessories, Luxury Lighting System.


Kaki-Kaki: Velg Lowenhart X / Position 20 x (8,5 + 10) + 23, Accelera Phi Tyres (225+245)/35/R20, WP Pro 6 Pots, Crossdrilled & Slotted Rotor 330, Rear Break Caliper Cover, FBSS Air Suspension Kit, Front Chamber Arms custom, Adjustable Rear Chamber Kit custom, Gun Metal Painted by Spies Hecker.


Audio: Head Unit Alpine DVA-9816E, LCD Samsung 32”, Amplifier Roger's 4 channel custom by STS (2 Pcs), Amplifier U-Dimension Pro Series 4 Channel,Power Capasitor by STS (4 Pcs) custom, Capasitor Bank U-Dimension (2F), Processor Alpine RUX-C701 & PXA-H701, Speaker Depan : Custom 3 Way Speaker by STS, Subwoofer Belakang Rogers Subwoofer (2 Pcs), Subwoofer Tengah Domination D8, Full Range Speaker.


Mesin: Stinger Battery SPV44, Hurricane Supercharger, Simota Replacement Air Filter,Hurricane XCS V2.0, Simota Turbo Ventilator, Mugen Oil Cap

Thanks to: Option family, Ko Willy jogja speed, Mas Totok, Ko Oky Kobar, Pak Agus Jaguar, Andy UB, Victor Maple.


Mobil : Honda Odyssey Absolute / RB-1 2004
Pemilik : Vincent Hutama
Bengkel : Jogja Speed, U.B. Audioworkshop, Maple Interior, Jaguar Autodesign, Sticker by myDesign


Sumber : www.situsotomotif.com dan www.gudangmobil.com

Sabtu, 14 Agustus 2010

Honda City VTEC 2005 : Kombinasi antara Pengalaman dan Treatment Akustik

Honda City VTEC 2005 : Kombinasi antara Pengalaman dan Treatment Akustik

Ini salah satu bukti bila pengalaman menjadi guru terbaik untuk meraih title juara di kontes SQ. Kontes demi kontes diikutinya demi menimba pengalaman kompetisi, akhirnya kini Sandy pun bisa mendapatkan trophy juara SQ di acara puncak EMMA 2010.

Dengan menggunakan Honda City VTEC tahun 2005, Sandy juga sekaligus menepis anggapan bila mendapatkan suara merdu di kabin mobil sedan itu sulit. Lewat tangan dingin Sandy, frontliner workshop Sterindo Autosound, hasilnya mobil dengan kontruksi kabin dan bagasi terpisah ini beringas dengan menggondol 3 juara di kelas atas, yakni 60Jt, Advance 60Jt dan FFA.

Saat disambangi Tim SO, Sandy dengan senyum mempersilahkan system audio di dalam kabin kendaraan untuk didengar. Ehmm..inilah audio selera suara juri asal Thailand. Sedikit informasi mobil ini memang menjadi demo car workshop Sterindo Autosound. Di kabin mobil ini sering digunakan sebagai media riset produk car audio.

Produk Andalan
Kini hasil terbaik sound quality telah diraih, kuncinya produk audio andalan ditanam penuh di sedan ini. Sebelumnnya, Sandy melakukan matching produk di Lab Sterindo, setelah masa break in selesai, produk di install di Honda City. Sebagai main source Pioneer ODR RSD7R II yang dikombinasi dengan processor Pioneer RSP9. Alat pintar ini memberikan fitur tuning yang mendukung semua sound yang ingin dicapai oleh Sandy.

Honda City VTEC 2005 : Kombinasi antara Pengalaman dan Treatment Akustik

Demi suara mulus dari speaker 3 way Cello Premium Series, speaker tersebut dibuat pabrikan dengan spesifikasi high quality, jadi sangat cocok untuk kompetisi. Speaker ini mendapat tenaga dari amplifier Abyss. Hentakan nada bass dihasilkan subwoofer Pioneer PRS 12”.
Ternyata mobil kontes ini, tetap menjadi kendaraan keluarga oleh pria yang hobby pelihara ikan hias. Dengan head unit single din monitor Pioneer AVH 7950 yang memberikan fasilitas multimedia ke monitor head rest Symbion 7”.

Instalasi Kick Panel
Instalasi speaker sekarang yang banyak diadopsi oleh installer di tanah air adalah model kick panel. Dengan model ini, suara yang datang dari speaker tepat didengar telinga. Tidak ada frequency yang hilang, suara antar midbass, midrange dan tweeter sejajar terdengar.
Selain itu keuntungan box midbass model kick panel adalah suara terdengar solid dan mulus, vibrasi bisa berkurang pasalnya dudukan box sangat rigid, jauh sangat berbeda apabila dipasang di pintu. Namun bukan berarti tanpa konsekuensi, Sandy harus merelakan sisi kolong dashboard hingga lantai diberikan porsi box, hal ini demi mendapatkan suara midbass yang mantap.

Tapi soal kenyamanan berkendara, pria yang tinggal di Jakarta Barat ini tetap memperhitungkan faktor keselamatan mengemudi. Pedal gas dan rem bisa leluasa diinjak, tanpa terganggu box midbass. Sisi lainnya, ban serep juga tidak dilupakan, disediakan ruang dibalik jok bekalang, sehingga tidak mengurangi perannya sebagai mobil harian.

Honda City VTEC 2005 : Kombinasi antara Pengalaman dan Treatment Akustik

Treatment
Jika diperhatikan mobil ini memang banyak mendapat polesan akustikal yang rasanya mampu memberiakan tata suara menjadi lebih teduh. Seperti pada dashboard yang dipapas pada ujung panel indikator. Hal ini diaplikasi lantaran mampu mengurangi gelombang suara “nakal” sehingga frequency mulus, dan tata panggung lebih baik, lainnya mobil dibalut peredam disekujur tubuh mulai dari firewall, lantai, pintu bagasi hingga engine hood. Hal ini sangat ampuh meredam distorsi sehingga menjadi lebih rigid dan bebas vibrasi.

Tretment lain ada kayu akustik yang menempel diatas dashboard, hal ini untuk menjadikan suara sesuai apa yang diinginkan Sandy, terdapat kayu akustik di atas dashboard dan panel doortrim. Masih bicara treatment akustikal, di bagian sudut kaca pintu turut ditempelkan diffuser hal ini sangat baik untuk mencegah standing wave pada sisi samping kabin. Hasilnya 3 juara di kelas atas.
Pengalaman berharga Sandy, bisa ditiru SO'mers agar jangan pernah putus asa di kontes SQ.

Prestasi di EMMA Final :
Juara 1 Kelas 60 Jt, SQ EMMA Final 2010
Juara 1 Kelas Advance 60 Jt, SQ EMMA Round 1, 2011
Juara 1 FFA, SQ EMMA Round 1, 2011
Spesifikasi Audio :
Head unit : Pioneer AVH 7950
Pioneer ODR - RSD7R II
Processor : Pioneer ODR – RSP 9
Headrest : Symbion 7”
Speaker : Cello 3 Way Premium Series
Amplifier : Abyss CT4.400 (2 pcs)
Abyss CT2.300
Subwoofer : Pioneer PRS 12”
Accu : Stinger SPV 44

Sumber : www.situsotomotif.com dan www.gudangmobil.com