Tampilkan postingan dengan label Cara Agar Wiper Tidak Mengeras. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cara Agar Wiper Tidak Mengeras. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 September 2010

Motif Tribal dan Animal Jadi Tren Stiker Mobil

Motif Tribal dan Animal Jadi Tren Stiker MobilTren modifikasi mobil memang terus berkembang, tidak hanya modifikasi mesin ataupun body, sekarang modifikasi stiker mobil pun banyak diminati. Tidak heran karena dengan menepel stiker di mobil, akan memunculkan kesan tersendiri terhadap mobil. Tentu kesan tersebut muncul dari pilihan desain stiker yang dikehandaki pemilik mobil. Ingin kesan sporty, garang, atau pun feminim tinggal pilih desain dan warna stiker yang cocok.

Untuk sekarang ini motif stiker yang banyak diminati adalah motif tribal dan animal. Hal itu diungkapkan oleh Hardjo Susanto, pemilik Rainbow, pusat stiker dan bahan stiker yang berada di Jl. MT Haryono. Menurutnya, untuk motif tribal dan animal sendiri banyak variasinya, terserah pembeli mau memilih vasiasi yang mana. “Motif tribal dan animal desainnya berupa gabungan. Ada yang desainnya berbentuk elang dengan latar belakang nyala api,” jelas Hardjo Susanto.

Proses pembuatan stiker sendiri tidaklah rumit. Pelanggan bisa membawa desain atau rancangan desainnya sendiri, tapi bisa juga sekalian pesan desain. Jika desain selesai, maka selanjutnya adalah proses produksi pembuatan striker di mesin produksi. Setelah itu stiker siap dipasang di mobil sesuai dengan bentuk desainnya. Proses yang dibutuhkan untuk semua itu sekitar 3 hari sampi seminggu, tergantung desainnya.

“Di sini ada dua macam stiker, yaitu stiker cutting dan printing. Stiker cutting lebih ke seni memotong bahan stiker. Karena itu stiker cutting menggunakan warna yang solid atau warna asli striker tersebut. Sedangkan stiker printing lebih ke seni desain gambar, karena stiker printing berupa hasil printing dari gambar yang didesain,” papar Hardjo Susanto.

Selain cutting dan printing ada jenis stiker lainnya yaitu one way vision, stiker ini sebenarnya variasi dari stiker printing tapi berbeda media dan fungsinya. One way vision biasanya ditempel di kaca mobil, sesuai dengan namanya jika ditempel one way vision maka kaca hanya bisa tembus pandang dari dalam mobil sedangkan dari luar mobil tidak bisa melihat yang di dalam mobil.

“One way vision biasanya digunakan untuk media promosi. Banyak produk-produk yang menggunakan one way vision sebagai media promosi. Selain itu banyak juga perserta pilkada ataupu pilgub yang menggunakannya. Jika melihat stiker kaca yang berlubang-lubang kecil, itulah one way vision,” jelas Hardjo Susanto.

Untuk daya tahan stiker relatif bertahan lama, untuk stiker cutting misalnya mampu bertahan 5 tahun lebih. Sedangkan untuk stiker printing daya tahannya 1,5 tahun lebih. Jika ingin lebih bertahan lama bisa menggunakan pelapis. Sedangkan untuk kelekatannya, anda juga tidak perlu kuatir, karena sekarang sebagian besar stiker telah menggunakan lem kering. Dengan lem kering stiker tidak akan lengket dengan cat body sehingga tidak akan merusak cat jika dilepas dari body.

Harga stiker pun relatif terjangkau, untuk stiker cutting satu warna antara Rp 300 – 500 ribu, tergantung dari luas stiker. Sedangkan untuk full colour kisaran harga Rp 1,2 – 1,5 juta. Untuk one way vision harga sekitar Rp 170 ribu tergantung dari luas medianya. “Biasanya pesanan stiker mobil meningkat ketika ada perlombaan, sekali even biasanya sampai empat mobil yang pasang stiker di sini. Untuk hari-hari biasa setidaknya dalam seminggu satu sampai dua mobil,” jelas Hardjo Susanto.

Rabu, 18 Agustus 2010

Cara Agar Wiper Tidak Mengeras

Di minggu-minggu terakhir saat Jakarta diguyur hujan deras, keberadaan wiper menjadi sangat penting. Oleh karena itu, ada baiknya jika kita melakukan pemeriksaan ekstra terhadap wiper mengingat jarak pandang kita saat mengemudi sangat bergantung pada komponen mobil yang satu ini.

Yang pertama kali harus diperhatikan adalah kondisi karet-karetnya, apakah masih elastis atau tidak. Waspadai jika ternyata karet wiper sudah mengeras karena pasti fungsinya menjadi tidak sempurna saat menyapu air dari kaca depan.

Keras dan tidak fleksibel adalah ciri utama karet wiper yang sudah saatnya diganti. Selain dapat menggores kaca hingga meninggalkan bekas yang mengganggu pemandangan, karet wiper yang sudah buruk biasanya ditandai dengan timbulnya embun pada bagian-bagian kaca yang tersapu wiper.

Sumber : http://otomotif.kompas.com dan www.gudangmobil.com

Walaupun terkesan sepele, namun sebaiknya wiper dirawat dengan sebaik-baiknya. Satu hal sederhana yang bisa dilakukan dalam rangka merawat wiper adalah pentingnya merenggangkan karet wiper dari kaca ketika mobil diparkir di tempat yang langsung mendapat sengatan terik matahari.

Cara tersebut merupakan upaya sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga keawetan karet wiper. Sinar matahari yang menyengat kaca lazimnya akan membuat temperatur permukaan kaca ikut naik. Bila wiper menempel, tentu panas itu akan menyentuh bagian wiper yang terbuat dari karet. Sesuai sifat dan karakternya, kondisi panas yang berlebih memungkinkan rusaknya karet pada wiper.

Pada tahap awal, panas yang berlebih akan terlihat dari perubahan bentuk karet yang memuai. Selanjutnya, karena sering mengalami perubahan cuaca dari panas ke dingin akan menjadikan karet tidak elastis dan ketika dioperasikan, wiper akan menggores kaca.

Selain itu, penting juga untuk memeriksa air wiper secara berkala. Segera isi bila tangkinya kosong. Lakukan juga penyetelan pada arah semburan air wiper karena jika arah semburan tidak tepat mengenai lintasan wiper akan mengurangi kemampuannya dalam proses pembesihan kaca.